POLA PIKIR
adalah kecenderungan manusiawi yang dinamis, POLA PIKIR dapat mempengaruhi
siapa saja, Pola Pikir dapat membantu kita, dapat pula merugikan kita.
JENIS POLA PIKIR
1. POLA PIKIR PERFEKSIONIS.
PRIBADI yang menilai dirinya begitu tajam sehingga sekilas
pribadinya tidak berani mencoba sesuatu yang tidak dikuasai dengan sangat
sempurna.
2. POLA PIKIR OBSESIF.
Mengingat terus menerus sesuatu yang menakutkan sehingga
menteror diri sendiri sampai rasa takut itu menjadi jauh lebih besar dari
dirinya sendiri dan akhirnya berhenti sambil meyakini bahwa semuanya adalah
malapetaka.
3. POLA PIKIR PESIMIS.
PRIBADI yang meyakini bahwa dirinya telah dikutuk.
Bagaimanapun kerasnya berusaha tapi yang datang selalu hal yang kurang
menguntungkan. Pribadinya tidak mampu melihat atau peduli akan keberhasilan
yang diraih karena dirinya memilih untuk hanya selalu melihat pada kegagalan.
4. POLA PIKIR KETERGANTUNGAN PADA ORANG LAIN.
Pribadinya sangat ingin untuk bebas tapi dilain pihak merasa
bahwa hanya orang lain yang dapat menyelamatkannya. Ia berpikir bahwa mereka
mencintainya karena mereka telah menyelamatkannya. Ia merasa takut kehilangan
hubungan baik yang telah lama dibina.
5. POLA PIKIR BIROKRAT / DOGMATIK.
Memaksakan kehendaknya untuk mengikuti aturan dan merasa
yang paling tahu segalanya tapi kita juga dapat mempunyai pola pikir yang baik
dan konstruktif.
6. POLA PIKIR OPTIMIS.
Pribadinya percaya bahwa tidak ada sesuatu yang tidak
mungkin. Semua dapat dilakukan secara bertahap, biar lambat asal selamat maka
kita akan berhasil melakukan sesuatu yang teramat sulit
7. POLA PIKIR REALISTIS.
Dapat mengalahkan rasa takut dan hal-hal negatif dan melihat
sesuatu tanpa menggunakan emosi lalu membuat rencana secara bertahap dengan
penuh rasa percaya diri
8. POLA PIKIR TAOISME.
Hitam tidak selalu jelek dan putih tidak selalu baik.
Sesuatu yang jelek dapat sangat
bermanfaat jika ada pada situasi yang tepat., dan sesuatu yang kelihatannya
baik mungkin dapat mencelakakan. Pribadinya selalu berada dijalur tengah,
berjalan dengan sendirinya tanpa diatur, tanpa emosi, menerima apa adanya tanpa
penyesalan.
Setiap saat ANDA dapat menentukan
pilihan untuk merubah POLA PIKIR.
Apakah kita akan tetap dengan POLA PIKIR
yang POSITIF atau POLA PIKIR yang NEGATIF
POLA PIKIR yang merusak diri ternyata
dapat dirubah sehingga kita dapat bekerja dengan lebih baik, pemaaf, mandiri,
dapat mengekspresikan diri dan punya cita-cita.
Min Mokoginta # dari berbagai sumber